Indonesia Kirim Drone Berpenumpang ke Pameran Teknologi Hannover

0
52
Frog Drone

Indonesia semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu kekuatan industri dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara dalam ajang pameran teknologi manufaktur terbesar di dunia. Hal ini akan dibuktikan dengan kehadiran Indonesia sebagai official partner country atau negara mitra resmi pada Hannover Messe 2020.

Frogs merupakan prototipe drone taksi terbang besutan anak bangsa yang lahir dari pengembangan desain drone quadcopter. Hasil riset selama dua tahun dan menghabiskan dana sebesar Rp1 miliar tersebut merupakan satu dari antara beberapa produk teknologi 4.0.

Jefry Pratama, Venture and Investment Partners di UMG Medialab mengatakan, Frogs memiliki struktur yang dibangun menggunakan bahan karbon fiber kuat dan ringan dengan desain kokoh yang memiliki nilai margin of safety tinggi. Tak hanya fitur dalam sistem pun dipersiapkan dengan beberapa simulasi kegagalan seperti ketika satu motor mati maka yang lain akan menggantikannya.

Menurut Jefry, hal ini agar wahana masih bisa beroperasi dengan baik saat mengudara. Dia mengatakan, proses uji coba drone taksi tersebut diklaim sudah dilakukan terhadap setiap komponen hingga semuanya memenuhi syarat.

Drone Frog
Drone berpenumpang, Frogs, yang dikembangkan startup dari Yogyakarta di JIEXPO Kemayoran, 10-12 Januari 2020. Ditujukan sebagai taksi terbang, drone ini didesain mampu mengangkut dua penumpang dengan kapasitas maksimal 200 kilogram. FOTO/DOK UMG Idealab Indonesia

“Saatnya bangsa Indonesia tampil di dunia dan mengukuhkan kemajuan teknologi lokal yang tidak kalah dengan negara lain,” kata Kiwi Aliwarga, Founder UMG Idealab.

“Hannover Messe 2020 sekaligus akan menjadi showcase untuk menunjukkan kekuatan industri Indonesia kepada komunitas manufaktur global,” kata Plt. Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kementerian Perindustrian, Ngakan Tmur Antara di Hannover, Selasa (2/4) waktu setempat.

Hannover Messe memiliki eksposur internasional yang besar melalui kehadiran lebih dari 6.500 peserta yang mewakili 73 negara, 225.000 pengunjung internasional dari 91 negara, dan menghasilkan sekitar 5,6 juta kontak bisnis. Pada Hannover Messe 2018, Meksiko berkesempatan menjadi Official Partner Country. Negara lain yang pernah menjadi Partner Country, antara lain China (2012), Rusia (2013), Belanda (2014), India (2015), USA (2016), dan Polandia (2017).

“(Hannover Messe) Ditunda. Acara itu tanggal 13 juli sampai 17 juli, dan pembukaannya pada 12 juli. Semuanya sama, hanya ditunda” ujar Schoof usai bertemu dengan Menko Pulhukan Mahfud MD di Gedung Kemenko Polhukam Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (5/3).

Menurut keterangan yang diberikan duta besar Jerman Untuk Indonesia, Dr. Peter Schoof tersebut pameran Hannover Messe 2020 akan dilaksanakan pada Juli mendatang.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here