Perusahaan Tiongkok Siapkan Teknologi Pengenalan Wajah Tembus Masker

0
63
teknologi deteksi corona

Beberapa hari terakhir dilansir dari beberapa sumber Virus korona tengah mewabah di dunia, sebagian besar di wilayah China. Penggunaan masker tampaknya menjadi pemandangan yang sudah umum yang terlihat di negeri tirai bambu tersebut.Ketika seseorang memakai masker, maka hanya sebagian wajah saja yang terlihat. Hal ini akan menimbulkan masalah atau menghambat dalam pengawasan di China.

Tiongkok dikenal ketat dalam hal sistem keamanan. Banyak kamera CCTV terpasang di sudut-sudut kota. Kamera CCTV tersebut kemudian juga dapat langsung terkoneksi ke basis data otoritas terkait untuk fungsi pengamanan berbasis face recognition atau pengenalan wajah.

Oleh karena itu, teknologi dikembangkan untuk bisa mengidentifikasi wajah seseorang walaupun orang tersebut memakai masker wajah. Perusahaan asal China mengatakan telah mengembangkan teknologi pengenal wajah pertama yang dapat mengidentifikasi orang ketika mereka mengenakan masker, dikutip Reuters.Hanwang Technology Ltd yang juga dikenal dengan nama Inggris, Hanvon, mengatakan tentang teknologi yang dapat mengenali orang-orang bahkan ketika mereka mengenakan masker.

“Jika terhubung ke sensor suhu, itu dapat mengukur suhu tubuh sambil mengidentifikasi nama orang tersebut, dan kemudian sistem akan memproses hasilnya, katakanlah, jika mendeteksi suhu lebih dari 38 derajat,” kata Wakil Presiden Hanwang, Huang Lei mengatakan kepada Reuters dalam sebuah wawancara (dilansir dari Tecno)

Dilansir JawaPos.com dari Gizchina, Jumat (13/3), Akhirnya sebuah perusahaan Tiongkok telah mengembangkan sistem yang dapat mengenali wajah meski seseorang mengenakan masker. Wabah virus Korona membuat orang dianjurkan mengenakan masker.

Sistem pengawasan umum Tiongkok sekarang dapat mengandalkan proses yang dikembangkan oleh Teknologi Hanwang. Teknologi ini dapat mengidentifikasi orang bahkan ketika wajah mereka setengahnya tertutup oleh masker.

Menurut eksekutif perusahaan yang diwawancarai oleh Reuters, Kata Huang, teknologi ini dapat mengidentifikasi semua orang dalam kerumunan hingga 30 orang “dalam satu detik”. Tingkat keandalan bahkan akan menjadi 95 persen dibandingkan dengan 99,5 persen ketika orang tidak mengenakan masker.

Huang Lei, Wakil Presiden Hanwang Technology menjelaskan bahwa tim yang terdiri dari 20 orang telah mengerjakan proyek sejak Januari lalu dengan bantuan teknologi yang dikembangkan selama sepuluh tahun terakhir. Itu terdiri dari basis data enam juta wajah yang tidak tertutup maskere. Hanwang menambahkan sampel wajah bermasker untuk melengkapi sistem.

Perusahaan tersebut percaya bahwa dengan proses itu, pihak berwenang Tiongkok dapat melintas gambar dengan database mereka sendiri untuk mengidentifikasi nama-nama orang. Selain itu suhu tubuh mereka juga bisa diketahui untuk menentukan apakah mereka menderita demam atau tidak.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here