Aplikasi Trace Together Akan Diinstal di Ponsel Pasien Positif Covid-19 di Indonesia

0
27

Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo), Johnny G Plate mengeluarkan keputusan Menteri No 159 Tahun 2020 tentang upaya penanganan Covid-19 melalui dukungan sektor informatika.

Keputusan ini di sampaikan Menkominfo melalui siaran langsung Konferensi pers yang di tayangkan secara online melalui kanal YouTube Kominfo, pada Kamis (26/03/2020).
Pada aplikasi ini memfokuskan aturan yang sebagai berikut yakni melakukan Surveilans atau pengawasan berupa penelusuran (tracing), pelacakan (tracking), dan mengurung atau isolasi (fencing) pada pasien Covid-19.

Untuk Surveilans sendiri terkait pasien Covid-19 meliputi pengumpulan data, pengolahan data, analisis data, dan diseminasi sebagai suatu kesatuan yang tidak terpisahkan untuk menghasilkan informasi yang objektif, terukur, dapat di perbandingkan antara waktu, antar wilayah, dan antar-kelompok masyarakat sebagai bahan pengambilan keputusan,”kata Johnny.

Aplikasi ini pun akan di instal pada ponsel pasien positif Covid-19 yang kemudian akan mencatat pergerakan pasien tersebut selama 14 hari ke belakang. Aplikasi kemudian akan mendeteksi nomor ponsel yang pernah berada di sekitar pasien positif Covid-19 tersebut. Aplikasi ini juga akan memberikan peringatan bagi pasien Covid-19 apabila telah melewati batas lokasi isolasi.

Orang-orang yang terdeteksi pernah berada di sekitar atau satu lokasi dengan pasien positif, akan mendapatkan notifikasi atau peringatan melalui SMS Blast. Penerima notifikasi harus menjalankan protokol orang dalam pantauan (ODP)
Monitor Kerumunan Orang, Menurut Ramli, Pemerintah juga akan memonitor kerumunan orang di masa darurat Covid-19 melalui nomor ponsel Mobile Station International Subscriber Directory Number (MSISDN) berdasarkan data Base Transceiver Station (BTS).
“Kalau misalnya ada sejumlah orang dengan membawa ponsel berada di satu tempat, itu bisa di monitor. Yang memonitor nanti ada dari tim kita, pemerintah,” jelas Dirjen Penyelenggara Pos dan Informatika (PPI) Ahmad Ramli di hubungi Kompas Tekno, Kamis (26/03/2020).

Orang-orang yang berada di satu lokasi terseut akan di berikan peringatan melalui pesan SMS, agar tidak berkumpul. Metode pemantauan ini juga digunakan untuk menyebar imbauan bagi masyarakat untuk menjaga jarak atau physical distancing, demi meminimalisirpenyebaran virus corona.
Menkominfo Johnny Plate juga kembali mengingatkan operator seluler untuk tetap memberikan kualitas layanan internet yang baik selama masa darurat Covid-19. Mereka juga dihimbau untuk terus melakukan optimasi, operasional dan pemeliharaan atau perbaikan jaringan telekomunikasi, termasuk BTS, serta alat dan perangkat telekomunikasi lain dengan tetap mematuhi kebijakan pemerintah terkait pembatasan interaksi dan menjaga jarak aman.
Keputusan Menteri ini hanya akan berlaku selama masa darurat yang sampai saat ini ditetapkan hingga 29 Mei 2020.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here