Zoom, Aplikasi yang Sangat Diuntungkan Karena Corona

1
41
zoom.apk

Wabah virus corona yang dulu hanya menyerang Kota Wuhan China, sekarang telah mendunia. Alhasil berbagai negara mengeluarkan kebijakan bekerja dari rumah dan meliburkan sekolah-sekolah serta kampus-kampus, agar bisa memutus rantai penyebaran corona. Akibatnya sistem online menjadi jalan utama bagi mereka karena tidak bisa berkumpul.

Salah satu aplikasi yang marak digunakan di seluruh dunia saat ini adalah zoom. Yang menjadi opsi pertama ketika ingin bertatap muka dan berbicara dengan banyak orang dalam satu waktu. Kebijakan bekerja dari rumah dan sistem pendidikan diganti menjadi online (daring) membawa keuntungan bagi Zoom karena orang-orang tetap produktif dan melakukan rapat lewat ruang virtual.

Eric Yuan
Eric Yuan. (businessinsider)

“Saya cukup yakin bayak perusahaan yang berpikir bahwa bekerja dari rumah itu masuk akal. Dan mungkin mereka akan mengeluarkan kebijakan untuk pegawai agar bekerja dari rumah, mungkin seminggu sekali. Sebelumnya banyak perusahaan yang bahkan tidak ingin mencoba bekerja dari rumah,” kata Yuan, Penemu dan CEO Aplikasi video call dan rapat online Zoom.

Yuan berpendapat orang-orang bisa secara efisien mengikuti banyak rapat tanpa harus berpindah tempat. Di tengah virus corona ini, Yuan membeberkan bahwa dirinya memiliki banyak rapat dan setiap harinya ia melewati makan siang.

“Jadi saya juga belajar bagaimana beradaptasi terkait bekerja dari rumah ini,” kata Yuan.

Meski pada dasarnya untuk rapat online, Zoom juga digunakan oleh masyarakat untuk ‘nongkrong’ secara virtual. Yuan mengatakan tujuan dasar Zoom bukanlah sebagai aplikasi yang digunakan untuk bergaul, tapi untuk rapat kerja. Namun secara manfaat aplikasi Zoom ini bisa juga digunakan untuk belajar online bersama guru ataupun dosen.

Saham Zoom melonjak dalam 11 bulan setelah debut di pasar saham. Pada 19 Februari, saham Zoom telah melonjak 46 persen di tengah wabah virus corona di masa sebagian pasar mengalami penurunan.

Lonjakan ini disebabkan para investor bertaruh layanan Zoom akan menjadi kebutuhan pokok di masa depan, usai wabah virus corona berakhir.

Yuan bercerita dirinya yang telah menginjak kepala lima mengatakan tidak terlalu fokus terhadap lonjakan harga saham Zoom. Ia mengatakan pandangan terhadap harga saham ini berbeda ketika Yuan berusia 25 tahun di mana ia pasti akan senang dengan lonjakan harga saham.

“Tapi, sekarang, serius, saya bisa mengatakan yang sebenarnya, itu tidak masalah. Jadi saham naik, itu bagus untuk investor kami. Jika turun, kami terus bekerja keras. Saya benar-benar tidak fokus pada harga saham,” kata Yuan.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here