Kabar Baik Obat Covid-19 telah di Temukan Oleh Tim Peneliti UNAIR, BIN, dan BNPB

0
28

Kabar baik datang dari tanah air, sudah kurang lebih kita tiga bulan bersama sama melawan pandemi virus corona yang sampai sekarang telah mewabah di tanah kita tercinta ini. Dari mulai kebijakan pemerintah, saling bergotong royongnya masyarakat, dan tak lupa pula jasa rekan rekan medis yang selalu bersikeras memutus rantai penyebarang virus corona di indonesia. Dalam pekan pekan terakhir ini kita di kejutkan dengan penemuan yang datang dari UNAIR, BIN, dan BNPB yang dapat membuat kita khususnya masyarakat indonesia merasa sedikit lega, karena telah di temukannya obat yang di anggap efektif dapat menyembuhkan pasien virus corona.

Peneliyi Universitas Airlangga (UNAIR) sudah berhasil menemukan efektifitas formulasi kombinasi obat yang terbukti efektif menyembuhkan pasien virus corona. Penemuan ini adalah kerja sama antara Badan Intelijen Negara, dengan Unair dan BNPB.

Kombinasi obat ini di harapkan dapat di jadikan standar pemberian obat bagi pasien virus corona, terutama di rumah sakit rujukan pemerintah dan juga rumah sakit lainnya. Dan tidak tanggung tanggung peneliti asal UNAIR,BIN, dan BNPB menemukan 5 kombinasi obat untuk pasien virus corona, dari 14 regimen obat yang diteliti, akhirnya ditemukan 5 kombinasi obat yang efektif untuk menghambat virus yang ternyata sudah beredar di pasaran. Kombinasi obat ini terdiri atas : 1. Lopinavir/ritonavir dengan azithromicyne, 2. Lopinavir/ritonair dengan doxycyline, 3. Lopinavir/ritonavir dengan chlaritroycine, 4. Hydrocychloroquine dengan azithromicyne, 5. Hydrocychloroquine dengan doxycycline.

Regimen kombinasi dalam penemuan ini, pertama memiliki potensi dan efektivitas yang cukup baik untuk membunuh virus. Kedua, dosis yang dipakai kecil sehingga mengurangi toksisitas obat pada sel tubuh yang sehat. Purwati menjelaskan, obat ini dapat menurunkan jumlah virus bahkan sampai tidak terdeteksi, degan regimen obat ini maka bisa memutus mata rantai penularan.

Temuan ini diumumkan pada Jum’at 12 Juni 2020 di jakarta. Pengumuman ini dipimpin langsung oleh kolonel Drs. Sunarwibowo, S.H., M.Hum, selaku ketua pusat penelitian dan pengembangan Stem Cell Universitas Airlangga. Selai itu, juga dihadiri pila oleh Dr. dr. Purwati, SpPD.

Mantan menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan, hasil penelitian terhadap obat corona ini nantinya paling lambat awal Agustus 2020 sudah bisa keluar. Banyak yang berharap jika obat ini segera di produksi secara massal agar dapat membantu kesembuhan pasien virus corona lebih cepat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here